Waspadai 10 Gejala Kekurangan Yodium
Melansir WebMD, yodium digunakan kelenjar tiroid dalam tubuh manusia untuk untuk membuat hormon tiroid.
Ini karena hormon tiroid berperan dalam membantu mengontrol kecepatan metabolisme, yakni proses di mana tubuh mengubah makanan menjadi energi dan panas.
Baca juga: Awas, Kekurangan Vitamin B12 Bisa Sebabkan Anemia dan Masalah Kesehatan Lainnya
Artinya, ketika kadar hormon tiroid Anda rendah, tubuh Anda akan membakar lebih sedikit kalori saat istirahat.
Sayangnya, ini berarti ada lebih banyak kalori dari makanan yang Anda makan akan disimpan sebagai lemak.
Menambahkan lebih banyak yodium ke makanan Anda dapat membantu membalikkan efek metabolisme yang lambat, karena dapat membantu tubuh membuat lebih banyak hormon tiroid.
3. Kelelahan dan rasa lemah
Kelelahan dan rasa lemah juga merupakan gejala umum dari kekurangan yodium.
Faktanya, beberapa penelitian menemukan bahwa hampir 80 persen orang dengan kadar hormon tiroid rendah yang terjadi pada kasus kekurangan yodium, merasa lelah, lesu, dan lemas.
Gejala ini terjadi karena hormon tiroid pada dasarnya bisa membantu tubuh menghasilkan energi.
Baca juga: Bagaimana Efek Badai Sitokin pada Tubuh? Simak Hasil Penelitian Ini
Ketika kadar hormon tiroid rendah, tubuh tidak dapat menghasilkan energi sebanyak biasanya.
Ini dapat menyebabkan tingkat energi Anda turun dan membuat Anda merasa lemah.
Faktanya, sebuah penelitian pada 2.456 orang menemukan bahwa kelelahan dan rasa lemah adalah gejala yang paling umum ditemukan di antara partisipan yang memiliki kadar hormon tiroid rendah atau cukup rendah.
4. Rambut rontok
Hormon tiroid dalam tubuh dilaporkan juga memiliki fungsi membantu mengontrol pertumbuhan folikel rambut.
Ketika kadar hormon tiroid Anda rendah, folikel rambut Anda mungkin berhenti beregenerasi.
Seiring waktu, kondisi ini pun dapat menyebabkan rambut rontok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-kelelahan.jpg)