Berita Sungailiat
Kasihan, Balita Asal Sungailiat Ini Terus Menangis Akibat Sakit Tak Biasa yang Dia Derita
Penderitaan ini dialami Kayla Mahira, Batita 2 tahun 5 bulan itu akibat sakit Pathological Dislocation and Subluxation yang dia idap.
Penulis: Arya Bima Mahendra |
"Alhamdulillah selama beberapa minggu ini sudah ada sekitar 15 juta dari hasil donasi orang-orang," jelasnya.
Meski begitu, Mentari mengaku bahwa pihaknya belum ada sama sekali menerima bantuan dari pihak pemerintah setempat.
"Enggak ada sama sekali, bahkan kami juga udah pernah ngajuin proposal bantuan ke Dinas Sosial Kabupaten Bangka, tapi sampai saat ini belum ada respon," imbuhnya.
Dia menyebutkan bahwa sebenarnya dirinya juga tidak mau mengharapkan donasi, namun situasi yang dinilai sudah terlalu berat ini tidak mampu ia dan keluarganya hadapi sendirian.

Apalagi, selama beberapa bulan ini, uangnya telah habis untuk biaya berobat anaknya tersebut.
"Dari umur 1,8 tahun anakku ini sakitnya dan sampai umur 2,5 tahun sekarang terus kami obati," ujarnya.
Mentari menyebutkan penyakit anaknya tersebut bermula saat bangun tidur di pagi hari.
Saat itu, anaknya mengaku kesakitakan sambil menangis memegang paha sebelah kanannya.
Padahal sebelumnya, tidak ada riwayat terjatuh ataupun tertimpa benda-benda berat.
Sejak saat itulah, keceriaan balita dua tahun tersebut semakin hilang.
"Anakku dulu ceria, bahkan ada videonya dulu waktu masih sehat dan jalan kesana kemari. Sekarang dia jadi rewel karena menahan sakit dan susah tidur," kata Mentari sambil menahan tangis.
Mentari mengungkapkan bahwa saat ini kondisi anaknya sudah tidak dapat berjalan lagi dan harus ngesot jika hendak kesana kemari.
"Enggak bisa jalan, sakit katanya. Kalau berdiri saja harus ada pegangannya, itupun kaki kanannya sambil jinjit," sambungnya.
Dirinya mengaku sudah tidak mau menunda-nunda operasi anaknya, karena dirinya sudah tidak tega melihat anaknya menahan sakit setiap harinya.
Oleh karena itu, ia berharap ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatan anaknya tersebut.
"Kami pun malu sebenarnya minta bantuan orang lain, tapi mau gimana lagi," imbuhnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)