Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Motivasi Tahanan Balik ke Jalan Benar, Sat Tahti Polres Pangkalpinang Pengajian Bersama Tahanan

Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Pangkalpinang rutin menggelar pengajian bersama tahanan di Ruangan Tahanan Polres Pangkalpinang.

Penulis: Yuranda | Editor: El Tjandring
ist/Sat Tahti Polres Pangkalpinang
Sat Tahti Polres Pangkalpinang gelar pengajian bersama para tahanan di Ruang Tahanan Polres Pangkalpinang, Jumat (10/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Pangkalpinang rutin menggelar pengajian bersama tahanan di Ruangan Tahanan Polres Pangkalpinang.

Hal tersebut dilakukan guna mengatasi perasaan trauma dan rasa ketakutan para tahanan menjalani masa hukuman di dalam sel.

Dan juga menyadarkan mereka supaya tidak kembali melakukan hal yang sama, agar kedepannya dapat hidup lebih baik lagi di tengah masyarakat.

Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Pangkalpinang, Ipda Bambang Sugeng seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono mengatakan kegiatan seperti ini terus dilakukan, guna memotivasi para tahan untuk kembali kejalan yang benar.

"Terus kami lakukan, guna keselamatan para tahanan dan memberikan motivasi jangan mengulangi lagi. Kami juga mengajak anak-anak Panti Asuhan Muara Kasih Bunda, untuk kegiatan seperti ini," Kata Ipda Bambang Sugeng, kepada Bangkapos.com, Senin (13/9/2021).

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Simak Aturan Naik Pesawat Seluruh Maskapai Tujuan Domestik dan Internasional

Baca juga: Inilah Daftar Daerah di Jawa dan Bali yang Akan Mengakhiri Masa PPKM Hari Ini 13 September

Katanya, kegiatan keagamaan seperti ini terus dilakukan untuk para tahanan, guna meningkatkan pengetahuan tentang keagamaan sekaligus menyadarkan mereka.

Di dalam tahanan Polres Pangkalpinang, didominasi oleh tahanan muslim, oleh karena itu pihaknya menggelar pengajian serta kegiatan keagamaan lainnya untuk tahanan non muslim.

"Iya, yang ditahan didominasi muslim, total semuanya 55 orang, ada dua orang yang non muslimnya jadi ada 53 orang tahanan muslim. Setiap hari, kalau hari Jumat kami gelar salat Jumat dan yasinan. Kamisnya gelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal)," katanya.

Katanya, tujuan kegiatan itu dilakukan, agar para tahanan bertobat atas kejahatan yang pernah dilakukannya, serta tidak mengulangi perbuatannya dikemudian hari.

Dia berharap setelah kembali kemasyarakatan para tahanan ini, tidak kembali lagi, dan dapat diterima oleh masyarakat dan terbentuk karakter yang baik.

"Kegiatan seperti ini sudah lama kami laksanakan, sejak pindah kantor dari kantor lama ke yang baru. Kami juga menikah tahanan kami gelar di sini juga," ucapnya.

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved