bangka pos hari ini
Jelang PON XX 2021 di Papua, 79 Atlet Babel Berangkat Bertahap
79 atlet Babel yang akan berlaga di PON XX 2021 di Papua, diberangkatkan secara bertahap mulai 22 September hingga 3 Oktober 2021.
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Fitri Wahyuni
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Sebanyak 79 atlet Babel yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, bakal diberangkatkan secara bertahap mulai 22 September hingga 3 Oktober 2021.
Dari 20 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, ada delapan atlet tenis meja yang akan berangkat di kloter pertama.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babel, Elfandi MA mengatakan sebelumnya, direncanakan ada 80 atlet yang akan berjuang dalam PON Papua.
Namun diakuinya, satu atlet terpaksa tak bisa berlaga karena harus menempuh pendidikan sebagai abdi negara.
"Iya ada satu yang tak berangkat, dari cabang atletik, sedang pendidikan dia. Sementara untuk para atlet lain persiapan sudah hampir 90 persen siap bertanding, tinggal dalam masa akhir sebelum mereka berangkat," kata Elfandi, Senin (13/9/2021).
Baca juga: Meroketnya Harga Ayam di Pasaran Gerogoti Laba Pengusaha Ayam Geprek
Menurutnya, yang menjadi kendala saat ini, yaitu persiapan para atlet hanya pada terbatasnya uji coba (try out).
"Sebenarnya dalam pelatihan, ada kompetisi antara, ini tidak bisa dilakukan karena kejuaraan tidak ada. Tetapi kita tetap optimistis memberikan yang terbaik, saya sudah sampaikan kepada anak-anak untuk memberikan yang terbaik," jelasnya.
Diketahui, Pemprov Babel menyiapkan anggaran Rp7 miliar, dalam keikutsertaan PON tahun ini. Namun, kondisi ini dirasakan Elfandi jauh dari kata cukup.
"Anggaran masih jadi kendala, kita sudah berusaha mencari sponsor, konfirmasi terakhir kita akan dibantu oleh satu di antara BUMN, untuk tiket pesawat, kita tinggal mencari uang saku dan lain-lainnya," katanya.
Baca juga: Politisi Golkar Basel Ini Minta Perhubungan Segera Dipisah dari Dinas PUPR Basel
Pihaknya mengakui tak bisa lagi mengharapkan anggaran dari pemerintah yang telah dibatasi Rp7 miliar tersebut. Namun, dirinya meminta pemerintah untuk menganggarkan bonus bagi atlet yang berhasil mendapatkan medali.
"Kami berharap pemerintah mengganggarkan dana untuk para atlet yang mendapatkan medali sebagai bentuk perhatiannya," harap Elfandi.
Perhatian tambahan
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Babel, Suharto mengatakan pemerintah provinsi akan berupaya menganggarkan dana untuk bonus para peraih medali.
"Yang jelas dorongan pemerintah terutama Pak Gubernur, beliau tetap menghargai para atlet, beliau sudah janji, siapapun dapat medali emas, akan disiapkan dana, mudah-mudahan dana yang disiapkan minimal sesuai ketentuan gubernur," kata Suharto.
Dirinya juga berharap ada perhatian tambahan dari pemerintah kabupaten/kota bagi atlet asal daerahnya.
"Syukur-syukur ada tambahan juga dari pihak-pihak luar, itu yang diharapkan. Seperti kemarin kita koordinasi, pihak DPRD Belitung bilang bupatinya akan siapkan dana juga bila atlet daerahnya mendapatkan medali, ini luar biasa dukungannya," jelasnya.
Baca juga: Kasus Corona Babel Melandai, Satgas Covid-19 Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada
Dirinya juga berharap pemerintah kabupaten/kota ikut adil membantu dan memberi semangat kepada para atlet terkhusus yang berasal dari daerahnya.
"Info yang baru kita dapat ada tiga kabupaten yang mana KONI dan bupatinya, akan membantu memberikan bantuan uang saku. Itu ada Belitung, Bangka Tengah dan Bangka, kita harapkan juga pemda lain seperti ini," katanya.
Ukur Kemampuan
SEBANYAK tiga atlet Babel dari cabang olahraga menembak yang akan berlaga di PON XX Papua, mengikuti training center (TC) di Palembang.
Pelaksanaan TC ini penting dilakukan untuk mengetahui kemampuan para atlet setelah melakukan pelatihan selama ini.
Baca juga: Batik Lapuan Tampil di Grand Final Duta Wisata, Karya Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Babel, Suharto mengatakan para atlet ini sudah berangkat sejak Minggu (12/9/2021).
Rencananya, pertandingan uji coba dengan atlet PON dari Palembang akan dilakukan pada Selasa (14/9/2021).
"Kita TC kan di Palembang, untuk mengukur kemampuan para atlet, di kita belum ada, yang paling dekat itu di sini. Jadi kita ada delapan orang ke Palembang beserta pelatihnya, ada yang di Jakarta karena senjatanya itu beda-beda," ujar Suharto, Senin (13/9/2021).
Diakuinya, pelaksanaan TC ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Kalau di daerah kita tidak bisa mengukur, top score kita mengira-ngira saja. Setelah di sini kita tahu di mana kelebihan dan kekurangan, untuk senjata tembak angin tadi kita sudah tahu, untuk senjata lain masih akan dilihat nanti," tambahnya.
Baca juga: 11 Peserta Tak Hadir saat Seleksi CPPPK, Panitia Tegaskan Tak Ada Istilah Kongkalikong
Pihaknya pun tetap optimistis di PON nanti meraih kemenangan di tengah keterbatasan saat ini.
"Kita tetap optimistis, target tetap semua berharap yang terbaik, mendapatkan medali, kita berusaha semaksimal mungkin untuk menang, mohon doanya juga. Intinya para atlet ini harus kita jaga, baik itu kesehatan dan emosionalnya," kata Suharto. (s2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210913-seorang-atlet-cabor-menembak-yang-tc-di-palembang.jpg)