Breaking News:

bangka pos hari ini

Alimin Minta Beras Saja Sebelum Divaksin

Sejumlah warga pesisir yang mendatangi Pos Polairud Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (14/9) tampaknya tak pengin mengikuti vaksin

Penulis: Rusaidah (CC) | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Dua warga pesisir menenteng beras bantuan usai divaksin, Selasa (14/9). 

BANGKAPOS.COM - Sejumlah warga pesisir yang mendatangi Pos Polairud Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (14/9/2021) tampaknya tak pengin mengikuti vaksinasi Covid-19.

Beberapa di antaranya sekadar mengincar beras atau surat keterangan (kartu) vaksin.

Seperti Wati (56), istri nelayan ini terlihat antre mendaftarkan diri. Selanjutnya mengikuti tes swab dan pengecekan kesehatan dan dinyatakan negatif Covid-19 dan kesehatannya baik.

Selanjutnya Wati mendatangi meja vaksin, namun saat Anggota Dokkes Polda Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan suntikan vaksin, tiba-tiba Wati berceloteh meminta untuk tidak divaksin.

"Pak, bu saya kan tidak Covid-19, tadi la dites boleh dak usah vaksin tapi dapat kartu vaksin karena banyak perlunya," kata Wati.

Baca juga: Simpan Ganja Setengah Kilogram, Oknum ASN dan Mahasiswa Disergap Tim Kalong Polres Pangkalpinang

Baca juga: 50 Persen Warga Desa Belilik Telah Divaksinasi Covid, Rutin Serahkan Paket Sembako ke Warga Isoman

Mendengar hal tersebut, Anggota Dokkes Polda Bangka Belitung menjelaskan hal itu tidak dibenarkan. Selain itu vaksin dijelaskan bermanfaat untuk membentuk herd immunity sehingga tidak mudah tertular virus.

Mendengar perdebatan tersebut tak urung Dir Polairud Kombes Pol M Zainul membujuknya untuk divaksin sehingga Wati mau divaksin.

Berbeda dengan Alimin (45), istri nelayan ini usai mendaftarkan diri mendekati Kombes Pol M Zainul dan tidak tahu kalau orang tersebut adalah Dir Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Pak saya sudah daftar tapi bisa tidak enggak usah divaksin tapi dapat berasnya saja, saya takut disuntik," kata Alimin.

Lagi-lagi Kombes Pol M Zainul memberikan pengertian kepada warga tersebut.

"Nggak sakit kok bu, tetap harus vaksin ya. Ini untuk ibu sendiri manfaatnya, nggak sakit kok kayak digigit semut aja," ucap Kombes Pol M Zainul.

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang Molen Genjot Vaksinasi Covid-19 Guna Capai Herd Immunity

Baca juga: PPKM Level 4, Polsek Belinyu Gelar Razia Simpati, Warga Diimbau Taat Prokes dan Dikasih Masker

Setelah dirayu, akhirnya Alimin pun mau disuntik namun sempat terdengar jeritan kecilnya saat jarum masuk ke lengan kirinya. Namun walaupun sudah disuntik ia tetap memejamkan mata.

"Bu sudah selesai suntikannya, tidak sakit kan," kata Kombes Pol M Zainul.

Menurut Kombes Pol M Zainul dalam kegiatan memang pihaknya menyiapkan sembako berupa satu karung beras ukuran 5 Kg untuk warga pesisir yang divaksin. Hal ini memang dijadikan daya tarik untuk warga agar mau divaksin.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Berbasis Keluarga, BKKBN Babel Targetkan Vaksinasi 61 Ribu Orang

"Tapi memang sebagian besar warga pesisir adalah nelayan kecil yang juga terdampak pandemi Covid-19 jadi sekalian selain mempermudah warga pesisir untuk dapat vaksin kita juga bantu mereka berupa beras," tambahnya. (die)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved