Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Pesantren Sudah Boleh Buka, Santri dan Pengasuh Wajib Prokes Ketat

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar IDI Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, pembukaan Ponpes di tengah pandemi Covid-19

FB Ustaz Guntur
Santri Pesantren Pengkalen Batu sedang menghapal Al Quran 

BANGKAPOS.COM - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, pembukaan pondok pesantren (Ponpes) di tengah pandemi Covid-19 dapat dilakukan.

Syaratnya, para santri dan pengasuh sudah divaksin dan seluruh protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Ia menuturkan, saat ini sudah lebih dari 75 juta orang menerima vaksinasi dosis pertama hingga 15 September 2021.
“Kondisi membaik, tetapi harus tetap waspada. Silahkan buka pesantren. Selama memenuhi prokes,” ujarnya dalam Istighotsah Nahdlatul Ulama dan Penguatan Informasi Covid-19 di Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Di sisi lain Prof. Zubairi mengingatkan, orang dengan komorbid atau penyakit penyerta justru semakin memerlukan vaksin. Vaksinasi hanya perlu ditunda selama kondisi tubuh belum memungkinkan.

“Silahkan konsultasi ke fasilitas kesehatan. Siapa yang belum vaksinasi, secepatnya daftar. Pada prinsipnya, dalam kondisi pandemi, yang terbaik adalah yang di dekat kita,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Babel Minta Kenaikan Royalti Timah, Kolektor Bakal Dikenai Pajak

Empat Syarat

Sebelumnya Menteri Agama Fachrul Razi, menyampaikan ada 4 (empat) syarat madrasah maupun pesantren diperbolehkan lakukan pembelajaran tatap muka.

Hal ini disampaikan Menag dalam webinar Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Madrasah boleh memilih (pembelajaran tatap muka), dengan pertimbangan masing-masing. Namun tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan, agar semuanya tetap aman,” kata Menag pada Webinar yang disiarkan pada kanal Youtube Kemendikbud RI, beberapa waktu lalu seperti dilansir dari laman kominfo.go.id.

Menag menyampaikan hal ini diputuskan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuatnya bersama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved