Monster Predator Buas Pemakan Manusia di Lubang Eks Tambang Timah Ditangkap Pawang, Kisahnya Ngeri
Buaya monster predator terduga pemakan manusia ditangkap pawang menggunakan umpan tupai. Aksi saling balas antara buaya vs manusia di Bangka Belitung
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Akhirnya buaya pertama memakan pancing pada 11 Februari 2022 lalu.
Buaya betina berukuran 3 meter dengan berat 300 kilo behasil ditangkap.
Namun buaya tersebut mati setelah beberapa jam diangkat ke darat.
Pancing terus dipasang dan kembali dimakan buaya monster predator buas kedua ini yang berhasil ditangkap.
Buaya kemudia dibawa ke lapangan desa di Dusun Tebing, Desa Riding Panjang, Marawang, Kabupaten Bangka.
Warga sekitar yang penasaran akhirnya menjadikan buaya tersebut tontonan.
Mereka berkumpul di lapangan desa.
Bhabinkamrbas Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Aipda Dedy Irawan mengatakan warga berkumpul guna melakukan rapat untuk menentukan nasib buaya predator buas tersebut.
"Malam ini (kemarin) akan rapat menentukan akan diapakan buaya yang ditangkap kalau buaya yang sebelumnya mati dan telah dikubur," kata Aipda Dedi Irawan.
Baca juga: Pertarungan Sengit Rusia dan Ukraina di Kyiv, Presiden Ukraina Takut Jadi Target Nomor 1
Baca juga: Disengat Stinger, Dua Heli Serang Kamov Ka-52 Rusia Dikabarkan Jatuh di Ukraina, Ini Kesangarannya
Kolong Tono terletak antara perbatasan Desa Riding Panjang dan Desa Jurung Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.
Tak diketahui pasti kenapa kolong itu dinamakan seperti itu.
Di kolong ini, warga melakukan sejumlah aktivitas sehari-hari seperti memancing, berkebun dan belakangan ada sejumlah warga yang melakukan aktivitas menambang timah dengan cara tambang sebu.
Menurut Fajar diperkirakan kedua buaya ini pernah menerkam manusia.
Sebab ada gigi buaya yang patah.
Ini merupakan ciri khusus buaya predator buas yang telah memakan manusia.