Breaking News:

Ibu Muda Lukai 3 Anaknya dan 1 Tewas, Ungkap Ulah Mertua Laki-laki yang Bikin Tak Kuat Menahan Sedih

Aparat Polres Brebes yang menangkap Kanti, belum menetapkannya sebagai tersangka.

Editor: Alza Munzi
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Salah satu warga menunjukkan bercak darah yang masih terlihat jelas di depan rumah pelaku pembunuhan yang merupakan ibu kandung pada anaknya yang masih berusia 7 tahun. Peristiwa terjadi di Dukuh Sokawera, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Minggu (20/3/2022). 

Lantaran hal tersebut, Kanti Umi mengaku ingin disayang suaminya.

Akan tetapi, nasib baik rupanya tak menghampiri keluarga kecilnya.

Sang suami, justru kena PHK dan kini sedang menganggur.

Akibat hal tersebut, kini Kanti Umi harus menjadi tulang punggung menghidupi ketiga anaknya yang masih kecil.

"Saya enggak gila Pak. Saya pengin disayang sama suami.

Tapi suami saya sering nganggur, saya enggak sanggup kalau kontrak kerjanya habis lagi," kata Kanti Umi seraya hendak menangis.

Melihat nasib miris tersebut, Kanti Umi mengaku cemas jika anak-anaknya dibentak oleh ayah mertuanya, Amin.

Ia merasa harus menyelamatkan anak-anaknya dari kejahatan keluarga.

"Saya mau menyelamatkan anak saya. Amin bapaknya suami saya.

Saya cuma mau taubat, sebelum saya mati, saya cuma mau menyelamatkan anak-anak biar enggak dibentak-bentak," ungkap Kanti Umi.

"Mendingan mati aja, enggak perlu ngerasain sedih.

Harus mati biar enggak sakit kayak saya, dari kecil saya memendam puluhan tahun," sambungnya.

Kronologi kejadian

Tetangga korban, Iwan mengaku mendengar suara ker ibutan pada Minggu (20/3/2022) waktu Subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved