Mudik Lebaran
Inilah Daftar Jalur Rawan Macet saat Mudik dan Arus Balik Lebaran 2022
Karena jumlah pemudik bakal membludak, sejumlah ruas jalan pun diprediksi akan macet saat mudik lebaran 2022.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mudik Lebaran 2022 diperkirakan membludak.
Diperkirakan puncak mudik lebaran terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2022.
Sementara puncak arus balik lebaran pada 7 hingga 8 Mei.
Presiden Joko Widodo sebelumnya memprediksi jumlah pemudik pada lebaran tahun ini mencapai 79 juta orang.
Seperti diketahui, dua kali lebaran sebelumnya pemerintah memperketat mudik karena pandemi Covid-19.
Baca juga: Penumpang Wajib Isi Kartu e-HAC Jika Ingin Mudik Naik Transportasi Udara, Darat dan Laut
Tahun ini, pemerintah membolehkan masyarakat pulang kampung merayakan Idulfitri bersama keluarga, dengan syarat vaksinasi.
Karena jumlah pemudik bakal membludak, sejumlah ruas jalan pun diprediksi akan macet.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memantau titik ruas jalan yang bakal mengalami kemacetan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi saat konferensi pers, Jumat (8/4/2022) mengungkapkan sejumlah titik rawan macet tersebut.
Budi mengatakan Ditjen Perhubungan Darat berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik lebaran nanti. Petugas akan berjaga di pos pelayanan.
Berikut jalur rawan macet saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2022 berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub:
- Jakarta sampai Cikampek
- Pejagan sampai Prupuk, Jawa Tengah
- Jalan jembatan roboh di Lamongan, Jawa Timur
- Jalur Pelabuhan Merak
- Jalur Pelabuhan Bakauheni
- Tol Cikande
- Jalur Puncak-Bogor
- Jalur wisata laut kaya di Pengandaran
- Batu Raden Purwokerto
- Ungaran
- Bawen, Salatiga sampai Kartosuro, Jawa Tengah)
- Magelang sampai Jogja
Puncak arus mudik
Diperkirakan puncak mudik Lebaran terjadi pada 30 April dan 1 Mei 2022.
Sementara puncak arus balik Lebaran pada 7 hingga 8 Mei.
Baca juga: Mau Mudik Naik Pesawat Wajib Isi e-HAC, Begini Panduan Cara Mengisinya
Prediksi ini disampaikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kereta Api Indonesia (KAI), Salusra Wijaya dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR, Selasa (29/3/2022), dikutip dari Kompas.com.