Breaking News:

Harga BBM Subsidi Hingga Kini Belum Ditentukan, Kabarnya Pertalite Rp10.000 dan Solar Rp7.200

Saya sering turun ke masyarakat dan aspirasi masyarakat menilai kenaikan harga dua jenis bahan bakar bersubsidi tersebut, dikhawatirkan memicu ...

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Petugas melayani pembeli Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015) 

BANGKAPOS.COM -- Hingga kini pemerintah belum memutuskan nasib harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite maupun Solar, apakah dipertahankan atau dinaikan.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi pekan kemarin.

Diketahi, Luhut mengungkapkan, harga BBM subsidi yang saat ini sudah membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp 502 triliun.

"Nanti mungkin minggu depan (pekan kemarin) Presiden akan mengumumkan mengenai apa bagaimana mengenai kenaikan harga ini (BBM subsidi). Jadi Presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan terus demikian karena kita harga BBM termurah di kawasan ini. Kita jauh lebih murah dari yang lain dan itu beban terlalu besar kepada APBN kita," katanya dalam Kuliah Umum Universitas Hasanuddin, Jumat (19/8/2022).

Saat ini pun santer beredar isu, harga BBM jenis Pertalite akan naik menjadi Rp 10.000 per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter, dan Solar menjadi Rp 7.200 per liter dari sebelumnya Rp 5.150 per liter.

Baca juga: Deolipa Bongkar Kebohongan Putri Candrawathi di Magelang, Ferdy Sambo Dihasut Bunuh Brigadir J

Baca juga: Irma Hutabarat Sebut Bungkamnya Putri Candrawathi soal Kasus Brigadir J: Tak Ada Hati sebagai Ibu!

Baca juga: INGAT, ini Manfaat Teh Hijau Bagi Pengidap Diabetes dan Penderita Radang Usus

Baca juga: Terungkap Karakter Ferdy Sambo dari Tulisan Tangannya, Grafolog: Tak Suka Masukan, Tempramen, Kejam

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Menyikapi tersebut, pihak Pertamina tidak banyak komentar dan menyebut nasib kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan hak regulator yakni Kementerian ESDM maupun Kementerian Keuangan.

“Belum ada arahan dari Pemerintah. Kebijakan harga BBM subsidi merupakan kewenangan dari regulator,” papar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting saat dihubungi Tribunnews, Senin (29/8/2022).

Tunda Kenaikan Harga

Partai Demokrat mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengumumkan penundaan kenaikan harga Pertalite dan solar.

Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya mengatakan, dari sejumlah aspirasi saat dirinya turun ke bawah, banyak masyarakat  berharap pemerintah menunda sekaligus membatalkan kenaikan harga Pertalite dan Solar

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved