Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Deadline dari DPRD Soal Beasiswa Kurang Mampu Telah Lewat, Pemprov Babel Tunggu Keputusan Mendagri

Dana beasiswa berkisar Rp9 miliar untuk 768 mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Babel ini, tak dapat dicairkan karena terhalang regulasi.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Naziarto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - DPRD Bangka Belitung memberikan deadline atau batas waktu dua minggu kepada Pemerintah Provinsi Babel agar mendapat solusi dalam pencairan beasiswa mahasiswa kurang mampu yang mandek.

Deadline itu disampaikan sejak dibahas pada Senin (15/8/2022) lalu di ruang Banmus DPRD Bangka Belitung.

Namun hingga hari ini, Rabu (31/8/2022), sudah lewat dari deadline, Pemerintah Provinsi Babel masih belum mendapatkan solusi.

Pasalnya, disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Belitung Babel, Naziarto, bahwa Pemprov Babel masih menunggu hasil pembahasan yang telah dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri).

Dana beasiswa berkisar Rp9 miliar untuk 768 mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Bangka Belitung ini, tak dapat dicairkan karena terhalang regulasi atau aturan.

"Sekarang sudah diusahakan ke Jakarta, kendalanya dari regulasi. Insyaallah (bakal cair, red), sudah (melakukan pembahasan dengan Kemendagri, red), tunggu keputusan dari mereka," jelas Naziarto, Rabu (31/8/2022).

Sebelumnya, diberitakan mandeknya beasiswa dari pemerintah provinsi itu karena ada perubahan dalam proses pencairannya.

Adanya perubahan pencairan yang awal melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Babel harus beralih ke Biro Kesra Pemprov Babel.

Perubahan aturan pencairan itu karena adanya evaluasi dari Kemendari. Namun Biro Kesra sendiri kebingungan mencairkan anggaran tersebut, karena masih menunggu aturan dalam pencairannya. ( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved