Selasa, 19 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Emak-emak Pingsan Setelah Antre 2 Jam, Berdesak-desakan demi Dapat Beras Murah

sebelum jatuh pingsan, korban sempat mengeluh pusing kepada orang di belakangnya di tengah antrean. “Memang kami sedang antre, tiba-tiba di depan ...

Tayang: | Diperbarui:
Bangka Pos
Bangka Pos Hari Ini, Kamis (7/3/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang ibu rumah tangga (IRT) alias emak-emak jatuh pingsan saat mengantre beras murah di Pantai Nek Aji, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (6/ 3) pagi. 

IRT inisial IYD itu tak sadarkan diri karena mengalami kelelahan saat berdesak-desakan menunggu antrean di bawah teriknya panas matahari.

Sebelum jatuh pingsan, emak-emak tersebut sempoyongan. Warga lalu membawa korban ke tempat yang lebih aman.

Kejadian itu sempat membuat warga lain yang sedang mengantre terkejut dan menyebabkan suasana menjadi gaduh.

Warga Toboali yang turut mengantre, Rahma (39) mengungkapkan, korban pingsan diduga mengalami kelelahan usai berdiri selama hampir dua jam.

Hal itu dilakukan guna mendapatkan beras berkualitas medium dengan harga Rp106 ribu per 10 kilogram.

Kata Rahma, sebelum jatuh pingsan, korban sempat mengeluh pusing kepada orang di belakangnya di tengah antrean.

“Memang kami sedang antre, tiba-tiba di depan saya ada ibu muda pingsan. Mungkin karena panas atau kelelahan karena memang sempat mengeluh,” ucapnya.

Lanjut Rahma, korban kemudian dibantu oleh petugas Puskesmas Pusyandik Toboali untuk mendapat penanganan medis.

Baca juga: Dani Virsal Blak-blakan Tantangan Berat 4 bulan Terakhir

Baca juga: PKS, PKB dan PDIP Kompak, Dorong Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

“Usai mendapat pertolongan medis sudah kembali siuman,” ujar Rahma.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika tak menampik terdapat warga yang jatuh pingsan karena kelelahan. Akan tetapi, kondisinya mulai berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Berkaca dari kejadian itu, pihaknya akan melakukan evaluasi ke depannya dengan menyediakan petugas kesehatan.

“Kita akan sediakan petugas kesehatan. Terkait satu warga yang pingsan, sudah kita tangani dengan cepat, sudah kita
bawa ke Pusyandik dan sudah kita layani dengan baik,” kata Risvandika.

8 Ton Ludes

Risvandika memaparkan, mengingat banyaknya antusias masyarakat yang mengantre pihaknya juga kembali menambah alokasi jatah beras yang didistribusikan.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved