Pilpres 2024

Prabowo Perintah Batalkan Aksi Damai di Depan Gedung MK, Relawan Telanjur Beli Tiket Pesawat

Prabowo meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tidak melakukan segala bentuk aksi apapun demi menciptakan kerukunan di antar masyarakat.

Editor: fitriadi
Tangkapan layar tayangan Breaking News KOMPAS TV
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berbicara dalam acara bertajuk Silaturahim & Tausiyah Kebangsaan yang diadakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) dan Yayasan Prabowo Subianto di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (18/5/2023). 

Haris mengatakan, setidaknya sudah 75.000 orang dari 350 komunitas pendukung Prabowo sudah konfirmasi kehadiran dalam aksi ini.

"Hingga malam ini sudah sekitar 75.000 massa pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran yang berasal dari di antaranya 350-an komunitas relawan telah mengonfirmasi kehadirannya dalam aksi massa damai kawal suara Prabowo-Gibran pada Jumat 19 April 2024 di depan Mahkamah Konstitusi," ungkap Haris.

Bahkan, kata Haris, ia juga mencatat bahwa sudah banyak pendukung yang menyewa bus, ataupun membeli tiket pesawat dan kereta untuk ke Jakarta.

"Bahkan kami juga mencatat, hingga malam ini, banyak sekali pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran yang sudah menyewa bus dari luar kota, hingga membeli tiket pesawat dan kereta untuk dapat hadir di aksi massa damai tersebut," paparnya.

Aksi untuk Tepis Sejumlah Tuduhan Kecurangan Pilpres

Sedianya, ada 100 ribu pendukung Prabowo-Gibran bakal menghadiri aksi ini.

Paranormal hingga buruh migran bahkan direncanakan juga turut hadir.

Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti mengklaim bahwa aksi damai ini digelar untuk menepis berbagai tuduhan.

Termasuk soal kemenangan kubu Prabowo-Gibran yang dituding karena politik bansos dari pemerintah.

"Aksi itu digelar untuk merespons berbagai tuduhan, penghinaan, pelecehan yang dituduhkan kepada pemilih pasangan Prabowo-Gibran, " ujar Haris, Rabu (17/4/2024) malam.

Haris menilai tuduhan itu seolah mengerdilkan seluruh pemilih Prabowo-Gibran yang seakan memilih hanya karena disuap oleh paket bansos.

"Seakan-akan 96,2 juta orang melaksanakan hak pilihnya untuk memilih pasangan Prabowo-Gibran karena disuap dengan bantuan sosial," paparnya.

(Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra/Milani Resti)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved