Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
664 Karyawan Sawit Thamron alias Aon Kena PHK Imbas Kasus Korupsi Timah
Sebanyak 664 karyawan perusahaan sawit milik Thamron alias Aon kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terimbas kasus korupsi timah yang menjerat sang bos
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Evan Saputra
"Ini perlu dikaji potensi-potensi yang segera dilakukan, dampaknya PHK ini pemkab segera berkoordinasi dengan pihak perusahaan, akibat tutup dua perusahaan ini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, petani sawit, pengepul sawit dan delivery order (DO) sawit di Kabupaten Bangka Tengah mengeluh terkendala dalam penjualan tandan buah segar (TBS).
Hal ini dikarenakan perusahaan CV Mutiara Alam Lestari (MAL) dan CV Mutiara Hijau Lestari (MHL) berhenti beroperasi.
Operasional berhenti setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memblokir rekening perusahaan sawit milik Aon di Bangka Tengah, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi timah.
Akibat pemblokiran itu uang operasional dan cash flow perusahaan terganggu sehingga tak bisa beroperasi seperti biasanya.
Salah satu delivery order (DO), Jon mengaku akibat Penyidikan kasus dugaan korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 ini juga berimbas pada perekonomian petani sawit.
"Buah sawit masyarakat dibeli pengepul, dari petani ke perusahaan itu ada supplier atau DO, kalau dua perusahaan itu tidak beroperasi maka terjadilah penumpukan di pabrik sekitar, waktu bongkar satu mobil satu jam, sekarang bisa satu sampai dua hari untuk satu mobil," ujar Jon, Sabtu (4/5/2024).
Lebih lanjut, dia mengatakan dengan kondisi ini harga tandan buah segar menjadi turun karena kualitas menjadi menurun imbas lamanya proses pembongkaran buah.
"Kalau keadaan normal buah ini tersebar di 4 pabrik, lokasi-lokasi di Bangka Tengah biasa ke situ, kalau normal terbagi, karena tidak mau buah ini numpuk, dalam satu waktu dua pabrik tutup maka siklus berubah.
Karena harga jadi berpengaruh, buah itu ideal kalau panen hari ini maka harus masuk pabrik hari ini juga, kalau sudah menginap berhari-hari asam lemaknya tinggi, kualitas CPO turun, maka tidak bisa untuk produksi yang bagus, jadi harga ikut turun," katanya.
Dia menambahkan berpotensi berdampak pada mesin-mesin perusahan yang bekerja terus menerus.
"Mesin-mesin jadi bekerja overtime, lembur, kalau pabrik bekerja seperti itu berpotensi terjadi kerusakan," katanya.
Dia mengatakan dengan kondisi ini tentu akan mempengaruhi perekonomian di Kabupaten Bangka Tengah.
"Berdampak kemana-mana ini, buruh panen gak ada pekerjaan, gak bisa beli beras, warung gak ada yang belanja kan," katanya.
Jon menegaskan masyarakat mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Kejagung RI, namun diharapkan juga untuk memperhatikan perekonomian masyarakat.
| Breaking News: Terdakwa Kasus Korupsi Tata Niaga Timah, Dirut RBT Suparta Meninggal Dunia |
|
|---|
| Pengusaha Babel Berinisial HL Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Korporasi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Hendry Lie Setujui Dirikan Perusahaan Boneka untuk Beli Timah di IUP PT Timah dan Dijual ke PT Timah |
|
|---|
| Menantikan Sidang Vonis Crazy Rich PIK Helena Lim, Intip Lagi Perannya di Kasus Korupsi Timah |
|
|---|
| Harvey Moies Menangis Baca Pledoi Kasus Korupsi Timah: Anak-anakku, Papa Bukan Koruptor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230114-PHK-ilustrasi.jpg)