Pilgub Babel 2024
Cagub Babel Erzaldi Tampung Aspirasi Petani Desa Rias, Komitmen Dukung Program Zero Keluhan Petani
Di Rias ada sejarah bahwa ketahanan pangan di Bangka Belitung sangat besar ada di sini. Dari sinilah sumber pangan Bangka Belitung. Jadi kalau ada...
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Calon Gubernur Kepulauan Bangka Belitung nomor urut 1, Erzaldi Rosman Djohan menampung aspirasi dan keluhan warga Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan, dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/10/2024).
Kegiatan yang dihadiri para petani Desa Rias ini, Erzaldi berkomitmen untuk melakukan tindaklanjut Instruksi Presiden Indonesia Terpilih Periode 2024 - 2029 Prabowo Subianto, khususnya terkait "Zero Keluhan Petani", sebagai usaha melindungi ketahanan pangan.
Menurut Erzaldi, hal itu harus dilakukan karena wilayah Desa Rias dikenal sebagai satu daerah di yang dianugrahi dengan kesuburan tanah yang begitu luar biasa di Babel, sehingga tanaman padi tumbuh menggelembung disamping memang sebagian besar masyarakat mahir dalam mengolah sektor pertanian.
"Di Rias ada sejarah bahwa ketahanan pangan di Bangka Belitung sangat besar ada di sini. Dari sinilah sumber pangan Bangka Belitung. Jadi kalau ada keluhan petani, tentu wajib dilakukan gerak cepat untuk mencari solusi atas kendala yang mereka hadapi," ujar Erzaldi.
Erzaldi menyebutkan, salah satu usaha untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian di wilayah Desa Rias, dirinya meminta agar tidak ada lagi izin tambak udang yang dikeluarkan di kawasan tersebut.
Untuk itu ia memerintahkan kepada kader partainya yang menjadi Wakil Rakyat di kawasan itu agar turut memantau mengenai adanya perizinan terkait dengan tambak udang.
Menurut Erzaldi, limbah dari tambak udang bisa membahayakan lahan pertanian dan merusak ekosistem sawah yang menjadi sumber pangan utama di desa tersebut.
"Jangan ada lagi izin tambak udang di sini. Untuk wakil rakyat kita yang baru, Ali Muzakir dan kawan-kawan, tolong lihat dan pantau, ya. Jangan ada lagi izin tambak udang di wilayah ketahanan pangan ini," tegasnya.
Disebutkan olehnya, ketika terdapat tambak udang dapat memicu adanya hama jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar, sehingga mengancam produktivitas sektor pertanian di daerah tersebut.
"Karena apa? Limbah dari tambak udang itu sangat berbahaya. Lama-kelamaan limbahnya akan menjadi hama bagi sawah. Jadi, tidak boleh ada lagi izin tambak yang mencemari perairan di wilayah ini," jelasnya.
Untuk itu dirinya memastikan jika seluruh keluhan dari petani harus ditindaklanjuti, sesuai dengan arahan Presiden RI Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto.
Meski begitu ia menuturkan, upaya melindungi ketahanan pangan itu juga harus menjadi prioritas dari semua pihak yang terlibat.
"Tidak boleh ada lagi keluhan dari para petani, itu instruksi dari Pak Prabowo Subianto," ucap Erzaldi. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/*)
| Besok MK Putuskan Gugatan Pilgub Babel, Para Kandidat Pastikan Siap Terima Hasil |
|
|---|
| Gugatan Hasil Pilgub Babel 2024, Bawaslu Provinsi Bantah Adanya Rekomendasi PSU |
|
|---|
| Erzaldi Rosman-Yuri Kemal Minta MK Batalkan Hasil Pilkada Babel, Ingin PSU di 400 TPS |
|
|---|
| Kuasa Hukum Erzaldi-Yuri Ajukan PSU di 400 TPS, KPU Babel Siapkan Kronologis Sebagai Alat Bukti |
|
|---|
| Gugatan Pilgub Babel di Registrasi MK, Tim Kuasa Hukum Erzaldi-Yuri Persiapkan Bukti Tambahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241015-Kandidat-calon-Gubernur-Kepulauan-Bangka-Belitung-1.jpg)