Senin, 13 April 2026

Opini

HUT ke-24 Babel dan Pilkada Serentak: Pemilih Emosional, Transaksional, atau Rasional?

Pemilih emosional sering kali terpengaruh oleh beberapa hal yakni kedekatan Etnis atau Agama. Pemilih jenis ini cenderung mendukung kandidat yang ...

Istimewa
Eddy Supriadi S.Pd. M.Pd, - Akademisi Universitas Pertiba 

Oleh: Eddy Supriadi S.Pd. M.Pd, - Akademisi Universitas Pertiba

PROVINSI Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan merayakan ulang tahunnya yang ke-24 di tengah persiapan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024.

Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan perjalanan demokrasi lokal serta pola perilaku pemilih yang menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

Pertanyaan utama yang muncul adalah: Apakah masyarakat Babel lebih banyak memilih berdasarkan emosi, transaksi, atau pertimbangan rasional?

Refleksi 24 Tahun Babel

Dalam dua dekade lebih keberadaannya, Babel telah berkembang pesat dari segi infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan.

Namun, kualitas demokrasi di provinsi ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam konteks Pilkada.

Berbagai elemen seperti politik uang, isu primordial, dan minimnya pemahaman terhadap visi-misi kandidat kerap menjadi hambatan menuju pemilihan yang ideal.

Pemilih Emosional

Pemilih emosional sering kali terpengaruh oleh beberapa hal yakni kedekatan Etnis atau Agama.

Pemilih jenis ini cenderung mendukung kandidat yang memiliki kesamaan identitas, tanpa memeriksa kemampuan atau program kerja mereka.

Kemudian pemilih yang melihat Karisma Kandidat. Figur yang populer atau dianggap "dekat dengan rakyat" sering mendapatkan dukungan meskipun kurang memiliki rekam jejak yang memadai.

Lalu pemilih yang menggunakan Narasi Sentimen Lokal. Isu-isu yang membangkitkan rasa bangga atau takut sering digunakan untuk memanipulasi emosi pemilih.

Pemilih emosional ini, meskipun menjadi bagian wajar dari demokrasi, rentan terhadap manipulasi politik jika tidak didampingi informasi yang cukup.

Pemilih Transaksional

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Puasa : Muhasabah Kehambaan

 

Literasi Ramadan

 

Polri dan Pelayanan Publik

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved