Tribunners
Deep Learning: Peluang dan Tantangan Kurikulum di Indonesia
Deep learning dapat diartikan sebagai pendekatan, model, ataupun strategi pembelajaran yang mengedepankan pembelajaran berbasis projek.
Tidak hanya dalam persoalan statistik secara finansial, kemampuan instruktur dalam meramu proses pembelajaran tentunya harus menjadi pertimbangan. Tantangan ini sepertinya menjadi tameng yang tak tersingkirkan bagi dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Proses guru pembelajar harus terus dikedepankan. Paradigma baru dalam proses pembelajaran yang mengedepankan guru sebagai fasilitator masih belum terselesaikan, ditambah juga guru akan menjadi komentator dan evaluator dalam proses pembelajaran secara langsung dalam proses dan projek pembelajaran. Kepiawaian guru dalam menyusun teka-teki memberikan pembelajaran tidak hanya mindful, melainkan juga meaningful. Pastinya tugas tambahan lainnya dengan memberikan pengalaman yang mengasyikkan.
Oleh karena itu, setidaknya itu segelintir persiapan yang harus dilakukan. Bukan untuk memberikan kesan tidak siap, namun bagaimana memberikan semangat kepada masyarakat pendidik untuk membuka mata bahwa sudah saatnya sumber daya manusia (SDM) unggul benar-benar disiapkan. Menyiapkan pelajar unggul harus diikuti dengan menempa guru menjadi unggul terlebih dahulu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240107_Haiyudi-Dosen-Universitas-Muhammadiyah-Bangka-Belitung.jpg)