Kamis, 23 April 2026

Sosok Abdul Ghani Kasuba Eks Gubernur Maluku Utara, Drop Seusai Divonis 8 Tahun, Sekarang Kritis

Sejak Desember 2024 lalu Abdul Ghani yang berstatus tahanan rutan, keluar masuk rumah sakit karena penyakit yang dideritanya.

Editor: fitriadi
Istimewa via Tribunternate.com
ABDUL GHANI KASUBA KRITIS - Mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba terbaring lemas di tempat tidur RSUD Dr H Chasan Boesoirie Ternate, Kamis (6/3/2025). Abdul Ghani Kasuba adalah terpidana 8 tahun kasus suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara. 

BANGKAPOS.COM, TERNATE - Kondisi mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba (AGK) saat ini memprihatinkan.

Abdul Ghani kini dalam kondisi kritis di ruang perawatan ICU RSUD Dr H Chasan Boesoirie, Ternate.

Abdul Ghani Kasuba adalah terpidana 8 tahun penjara kasus suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Sejak Desember 2024 lalu Abdul Ghani yang berstatus tahanan rutan, keluar masuk rumah sakit karena penyakit yang dideritanya.

Kesehatannya sempat naik turun hingga akhirnya memburuk.

"Iya, kondisi klien kami memang kritis dan beliau sementara dirawat di ruang ICU RSUD Dr H Chasan Boesoirie Ternate," ungkap Hairun Rizal, kuasa Hukum Abdul Ghani Kasuba, Kamis (6/3/2025) dikutip dari TribunTernate.com.

Hairun mengatakan sebelum dari ICU, AGK dirawat di ruangan paviliun karena butuh perawatan intensif dan maksimal.

"Sementara ini beliau hanya terbaring lemas di atas ranjang, makan dan semuanya menggunakan alat bantu," kata Hairun Rizal.

AGK disebut sudah menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Dr H Chasan Boesoirie Ternate selama 7 hari.

"Saat ini beliau beliau betul-betul butuh penanganan medis ekstra, kita berharap beliau cepat sembuh, amiin," ujarnya. 

Masih mengutip Tribun Ternate, pada pemeriksaan bulan Februari lalu,  dokter menemukan adanya gumpalan nanah di kepala sang kiyai.

"Diagnosa dokter, ada semacam gumpalan nanah di kepalanya, " ungkap Hairul Rizal, Rabu (19/2/2025).

"Penyakit ini menjadi salah satu penyebab, yang mengganggu saraf bagian kepalanya.:

"Karena itu saran dokter, AGK harus di operasi, "lanjut Hairul Rizal.

"Kata dokter, kepala AGK harus di bor, kemudian dipasangi selang, sehingga kotoran keluar lewat itu (selang)."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved