Sabtu, 23 Mei 2026

Tribunners

Kiprah Perempuan Membangun Peradaban  

Islam memandang perempuan sebagai "mutiara yang dilindungi" dan menjamin kehormatan serta kebebasan mereka.

Tayang:
Editor: Suhendri
Istimewa/Dok. Suarni
Dra. Suarni, M.Pd.I. - Pengawas Madrasah Kemenag Pangkalpinang 

Dari penjelasan mengenai kepemimpinan perempuan yang tertuang dalam beberapa ayat Al-Qur’an, maka dapat dipahami bahwa Islam memberikan kesempatan yang sama bagi lelaki dan perempuan untuk melakukan pengabdian dalam berbagai bidang, serta tidak melarang adanya kepemimpinan yang dijalankan oleh perempuan, dengan berbagai potensi dan syarat kepemimpinan yang dimilikinya.

“Mutiara yang dilindungi”

Peran perempuan dalam membangun peradaban Islam sering terpinggirkan dalam narasi sejarah yang patriarkal, padahal kontribusi mereka sangat signifikan sejak masa awal Islam hingga masa keemasan. Islam mengubah secara fundamental status dan kedudukan perempuan, memberikan martabat, hak-hak, dan mengangkat posisi mereka dalam masyarakat. Islam memandang perempuan sebagai "mutiara yang dilindungi" dan menjamin kehormatan serta kebebasan mereka.

Perempuan dalam Islam memiliki hak politik termasuk hak untuk berbicara dan mengutarakan pendapat dan diisyaratkan dalam Al-Qur’an. Islam pada dasarnya memberikan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk berkontribusi dan tidak melarang kepemimpinan yang dijalankan oleh perempuan, selama mereka memiliki syarat kepemimpinan yang diperlukan. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved