Breaking News

Sosok Avan Anak Penjual Es yang Berhasil Lolos ITB, Rumahnya Dikira Toko Piala, Tak Pernah Beasiswa

Avan Ferdiansyah Hilmi adalah anak penjual es di Kabupaten Ponorogo yang berhasil lolos ke ITB lewat jalur prestasi atau SNBP. Kisahnya inspiratif.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
KOLASE KOMPAS.com/Sukoco/Instagram.com/@santosoi
ANAK PENJUAL ES LOLOS ITB - Avan Ferdiansyah Hilmi rasanya layak jadi sosok yang begitu inspiratif. Avan Ferdiansyah Hilmi adalah anak penjual es di Kabupaten Ponorogo yang berhasil lolos ke ITB lewat jalur prestasi atau SNBP. Avan diterima di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (ITB). Saking berprestasinya dia, rumah Avan di kampung sempat dikira toko piala. Entah unik atau miris, walau berprestasi, Avan tak pernah dapat beasiswa. 

BANGKAPOS.COM - Avan Ferdiansyah Hilmi rasanya layak jadi sosok yang begitu inspiratif.

Avan Ferdiansyah Hilmi adalah anak penjual es di Kabupaten Ponorogo yang berhasil lolos ke ITB lewat jalur prestasi atau SNBP.

Avan diterima di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (ITB).

Saking berprestasinya dia, rumah Avan di kampung sempat dikira toko piala.

Entah unik atau miris, walau berprestasi, Avan tak pernah dapat beasiswa.

Avan cukup membuktikan siapa dirinya dan biar dunia melihat prestasinya.

Adapun momen rumah Avan dikira toko piala diungkap oleh dosen ITB Imam Santoso.

Imam yang mengunjungi rumahnya beberapa waktu lalu tercengang.

Imam mengira rumah Avan adalah toko piala. Pasalnya, rumah pelajar SMA 1 Ponorogo itu berisi deretan piala dan trofi.

Rumah Avan Ferdiansyah Hilmi (19)yang terletak di Kelurahan Mankujayan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo itu terlihat sesak dengan piala dan trofi yang dia kumpulkan dari TK, SD, dan SMA.

Seperti disebut sebelumnya, Avan merupakan salah satu siswa berprestasi. 

Karena itu, ia berhasil masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Saat Kompas.com ( TribunJatim.com Network ) mengunjungi rumah Avan pada Selasa (8/7/2025), tampak lemari kayu sederhana yang menempel pada dinding di kamar tamu berukuran 3x4 meter terasa sesak dengan ratusan piala yang disusun rapi di dalam dan di atasnya.

Meja kursi tamu sederhana ditempatkan mepet dengan dinding bagian depan ruangan karena di tengah ruangan terdapat kasur dan meja kecil untuk belajar.

 “Avan itu ikut lomba sejak sebelum masuk SD di salah satu mal di Madiun. Dan dia langsung jadi juara. Sejak saat itu kadang sebulan 2 kali dia ikut lomba dan pasti membawa pulang piala maupun trofi juara,” ujar Umi Latifah, ibunda Avan, yang ditemui di rumahnya, Selasa (8/7/2025).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved