Bangka Pos Hari Ini
Mahasiswa di Toboali Paksa Pacar yang Masih Siswi SMP, Orangtua Curiga Wajah Putrinya Pucat Pasi
Lima hari berlalu pada Minggu (24/8) sekitar pukul 21.00 WIB korban bersama keluarganya pergi jalan-jalan ke Benteng Toboali. Korban yang ...
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang mahasiswa berinisial RA alias Re (19) harus meringkuk dalam tahanan Polres Bangka Selatan (Basel). Warga Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ini diringkus lantaran menyetubuhi pacarnya KA alias Ka (13) yang masih di bawah umur.
Penangkapan dilakukan setelah pelaku dilaporkan oleh orangtua korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka Selatan. Diketahui korban merupakan seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kecamatan Toboali.
Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Raja Taufik Ikrar Bintani melalui Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka Selatan, Bripka Kurniawan mengatakan pelaku ditangkap satu hari setelahnya usai dilaporkan oleh orangtua korban.
“Kami menerima laporan tentang persetubuhan anak di bawah umur yang dilaporkan oleh orangtua korban. Saat ini pelaku sudah ditahan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (29/8).
Kurniawan mengungkapkan terbongkarnya kasus tindak pidana asusila itu bermula pada Selasa (19/8) kemarin sekitar
pukul 22.00 Wib.
Kala itu orangtua korban merasa curiga lantaran wajah anaknya sudah mulai pucat pasi ketika baru pulang ke rumah.
Korban sempat ditanya oleh kedua orangtuanya karena sudah larut malam baru pulang ke rumah.
Akan tetapi korban menjawab baru pulang membeli skincare, namun sayang uangnya tidak cukup dan langsung pulang ke rumah. Saat itu juga korban langsung dimarahi oleh kedua orangtuanya dan seketika pergi ke dalam kamar.
Lima hari berlalu pada Minggu (24/8) sekitar pukul 21.00 WIB korban bersama keluarganya pergi jalan-jalan ke Benteng Toboali. Korban yang hendak menggunakan sepeda motor langsung dilarang oleh orangtuanya karena pergi sendirian serta handphone korban diambil.
Seketika di rumah orangtua korban sempat mengecek handphone anaknya. Batin kedua orangtua seketika hancur tatkala melihat percakapan anaknya di dalam aplikasi pesan singkat WhatsApp dengan seorang laki-laki. Saat itu juga korban langsung diinterogasi oleh kedua orangtuanya.
“Kepada orangtuanya korban mengaku telah menjadi korban persetubuhan oleh pacarnya. Lalu, pada Senin (25/8) langsung dilaporkan ke Polres Bangka Selatan,” jelas Kurniawan.
Berdasarkan laporan tersebut, pada Rabu (27/8) sekira pukul 00.30 WIB, Tim Opsnal berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan di dalam kontrakannya.
Bujuk Rayu
Kepada polisi pelaku mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak tiga kali di dua lokasi berbedabeda. Aksi bejat itu dilancarkan pelaku selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal 17-19 Agustus 2025.
Persetubuhan pertama kali dilakukan pelaku di rumah korban pada Minggu (17/8) sekitar pukul 00.30 WIB. Sedangkan aksi kedua dan ketiga dilakukan pelaku di Kawasan Wisata Benteng Toboali pada rentang waktu pukul 20.00 WIB-21.30 WIB.
Prabowo Kecewa, Barracuda Brimob Tewaskan Ojol, Presiden-Menteri Jenguk Duka |
![]() |
---|
1 Jam Gubernur Bertemu Udin-Dessy, Hasil Sementara Bikin Prof Udin Semringah |
![]() |
---|
Duel Maut di Simpang 3 Telkom Parittiga, Satu Pemuda Tewas, Berawal dari Cekcok saat Nongkrong |
![]() |
---|
58.181 Warga Bangka Selatan Akan Terima Manfaat MBG, Mulai dari Pelajar, Balita hingga Ibu Hamil |
![]() |
---|
Tangis Tiga Anak Prof Udin Pecah, Istri Saparudin Ungkap Hasil 12 Tahun Perjuangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.