Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Perbarui Status Pendidikan di KK Demi Validitas Data IPM

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan, aksi jemput bola tersebut dilakukan dengan memperbarui status pendidikan terbaru siswa SMP

Tayang:
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: Hendra
Istimewa/Diskominfosta Bangka Tengah 
PENYERAHAN KARTU KELUARGA - Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat menyerahkan secara simbolis Kartu Keluarga (KK) dengan status pendidikan terbaru kepada perwakilan siswa yang baru dinyatakan lulus di SMPN 3 Koba beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah melakukan aksi jemput bola untuk meningkatkan keakuratan data kependudukan melalui pembaruan data Kartu Keluarga (KK).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan, aksi jemput bola tersebut dilakukan dengan memperbarui status pendidikan terbaru siswa SMP yang baru dinyatakan lulus.

Ia menerangkan, langkah ini diambil setelah mendapati banyak data kependudukan warga yang tidak diperbarui secara mandiri setelah menyelesaikan suatu jenjang pendidikan.

Menurutnya, pembaruan data ini sangat krusial bagi validitas data statistik daerah, khususnya terkait penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Selama ini ketika mereka sudah menyelesaikan pendidikan pada tingkatannya, KK itu tidak berubah-ubah setelah kita cek. Nah, untuk itu inisiatif dari teman-teman Disdukcapil adalah jemput bola. Ketika anak-anak ini tamat, status pendidikan mereka di KK segera diubah yang tadinya tamat SD menjadi tamat SLTP/sederajat," ujar Algafry dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Kamis (4/6/2026).

Dikatakan Algafry, ketika data dalam KK tidak diubah, statistik akan terus menunjukkan bahwa anak tersebut belum menyelesaikan SD atau bahkan dianggap putus sekolah.

"Dengan diubahnya data ini, tingkat pendidikan (warga) bertambah secara administratif, sehingga IPM kita juga bisa terlihat jelas peningkatannya. Ini yang perlu kita lakukan," tambahnya.

Ia menerangkan, melalui penataan data kependudukan yang lebih akurat diharapkan dapat mendukung lahirnya kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

"Kalau data akurat, insyaallah kebijakan bisa lebih akurat, sesuai kondisi masyarakat," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved