Senin, 27 April 2026

Campak di Indonesia

Waspada Campak Sangat Mudah Menular Lewat Udara, Ikuti Cara Mencegahnya

Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit campak karena sangat mudah menular.

Editor: Fitriadi
Freepik
CAMPAK - Ruam di kulit karena tertular virus penyakit campak. Kemenkes tetap mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit menular campak. Foto hanya ilustrasi. 

Karena itu dokter biasanya melihat perjalanan penyakit untuk membantu membedakannya.

Pada campak, demam biasanya muncul terlebih dahulu dan cenderung semakin tinggi.

Ruam baru muncul beberapa hari kemudian setelah demam berlangsung.

Berbeda dengan rubella yang biasanya ruam dan demam muncul hampir bersamaan di awal penyakit.

Ciri khas lain dari campak adalah ruam yang muncul dari wajah terlebih dahulu sebelum menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala Awal Campak yang Sering Tidak Disadari, Mirip Flu

Pada tahap awal, gejala campak sering kali mirip dengan penyakit infeksi pernapasan biasa seperti flu.

Gejala awal yang paling umum adalah demam yang disertai keluhan lain seperti batuk dan pilek.

Selain itu, mata juga bisa tampak merah seperti iritasi atau sakit mata.

Beberapa hari kemudian barulah muncul tanda khas campak berupa ruam atau bintik-bintik merah pada kulit.

Ruam ini biasanya pertama kali muncul di wajah sebelum kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Bintik-bintik tersebut terlihat seperti titik-titik kemerahan yang cukup banyak dan dapat menyebar secara bertahap.

Kemunculan ruam ini biasanya terjadi setelah beberapa hari sejak demam muncul.

Masa Inkubasi Campak

Gejala campak tidak langsung muncul setelah seseorang terpapar virus.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved