Campak di Indonesia
Waspada Campak Sangat Mudah Menular Lewat Udara, Ikuti Cara Mencegahnya
Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit campak karena sangat mudah menular.
Karena itu dokter biasanya melihat perjalanan penyakit untuk membantu membedakannya.
Pada campak, demam biasanya muncul terlebih dahulu dan cenderung semakin tinggi.
Ruam baru muncul beberapa hari kemudian setelah demam berlangsung.
Berbeda dengan rubella yang biasanya ruam dan demam muncul hampir bersamaan di awal penyakit.
Ciri khas lain dari campak adalah ruam yang muncul dari wajah terlebih dahulu sebelum menyebar ke seluruh tubuh.
Gejala Awal Campak yang Sering Tidak Disadari, Mirip Flu
Pada tahap awal, gejala campak sering kali mirip dengan penyakit infeksi pernapasan biasa seperti flu.
Gejala awal yang paling umum adalah demam yang disertai keluhan lain seperti batuk dan pilek.
Selain itu, mata juga bisa tampak merah seperti iritasi atau sakit mata.
Beberapa hari kemudian barulah muncul tanda khas campak berupa ruam atau bintik-bintik merah pada kulit.
Ruam ini biasanya pertama kali muncul di wajah sebelum kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
Bintik-bintik tersebut terlihat seperti titik-titik kemerahan yang cukup banyak dan dapat menyebar secara bertahap.
Kemunculan ruam ini biasanya terjadi setelah beberapa hari sejak demam muncul.
Masa Inkubasi Campak
Gejala campak tidak langsung muncul setelah seseorang terpapar virus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ruam-kena-campak.jpg)