Campak di Indonesia
Waspada Campak Sangat Mudah Menular Lewat Udara, Ikuti Cara Mencegahnya
Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit campak karena sangat mudah menular.
Menurut dr. Wayan Gustawan, kemampuan penularan inilah yang membuat campak menjadi penyakit yang sangat cepat menyebar di masyarakat.
“Cara penularan virus campak ini melalui saluran pernapasan, kalau kita sebut istilahnya airborn jadi menular lewat udara,” jelasnya.
Karena menyebar melalui udara, virus campak dapat dengan mudah berpindah dari satu orang ke orang lain dalam jarak yang dekat.
Bahkan satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada banyak orang di sekitarnya.
“Dikatakan kalau seseorang yang menderita penyakit campak itu bisa menularkan ke sekitar 9 sampai 18 orang di sekitarnya,” kata dr. Wayan Gustawan.
Hal inilah yang membuat penyakit campak sering menimbulkan wabah ketika terjadi penularan di lingkungan yang padat, seperti sekolah atau rumah tangga.
Tidak Hanya Menyerang Anak-anak
Campak memang paling sering terjadi pada anak-anak. Namun sebenarnya penyakit ini dapat menyerang siapa saja.
Baik anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia tetap berisiko tertular virus campak.
Risiko tersebut terutama lebih tinggi pada orang dengan daya tahan tubuh yang lemah atau memiliki gangguan sistem imun.
Pada anak-anak, kasus campak memang lebih banyak ditemukan karena kelompok usia ini lebih rentan terhadap infeksi.
Karena itu, orang tua perlu lebih waspada terhadap gejala awal penyakit ini agar bisa segera mendapatkan penanganan medis.
Perbedaan Campak dengan Penyakit Lain yang Mirip
Salah satu tantangan dalam mengenali campak adalah gejalanya yang mirip dengan penyakit lain yang juga menimbulkan demam dan ruam.
Misalnya penyakit rubella atau demam scarlet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ruam-kena-campak.jpg)