HASRAT Pak Guru Tak Terbendung Bukan Pada Murid Cewek Tapi Cowok, Begini Modusnya Jangan Ditiru!

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan pencabulan tersebut dilakukan saat jam istirahat.

HASRAT Pak Guru Tak Terbendung Bukan Pada Murid Cewek Tapi Cowok, Begini Modusnya Jangan Ditiru!
banjarmasin post group/ nia kurniawan
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Aksi pencabulan kembali dilakukan oleh oknum guru SMP di Kabupaten Malang.

CH (38) diduga melakukan tindak pencabulan kepada 18 muridnya.

Melansir dari Kompas.com, untuk mengelabui korban, CH menggunakan modus penelitian disertasi S3.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan pencabulan tersebut dilakukan saat jam istirahat.

Pelaku mencabuli korban dengan berbagai dalih dan kebohongan.

Hal itu dilakukannya agar korban bersedia dijadikan relawan penelitian disertasi S3.

"TKP-nya di ruang tamu ruangan BK. Di ruangan tersebut CH mengaku kepada korban-korbannya bahwa ia sedang mengambil S3, sedang penelitian disertasi," kata Yade dikutip dari Kompas.

DERETAN Kasus di Tubuh BUMN, Menteri Erick Thohir Diminta Usut hingga Pesan Jokowi Jangan Main-main

Pencabulan yang dilakukannya yakni dengan mengambil sample sperma, rambut kemaluan, rambut kaki, ketiak, dan mengukur panjang penis korban.

Pelaku juga meminta korban untuk bersumpah di atas kitab suci Al Qur'an untuk menakut-nakuti korbannya.

Apabila menceritakannya pada orang lain pelaku mengatakan korban akan celaka.

Halaman
12
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved