Hati-hati, 5 Zat Makanan Ini Bisa Memicu Kanker
Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.
BANGKAPOS.COM - Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.
Penyebab kanker tidak hanya dari faktor genetik, tetapi juga pola makan, bahkan beberapa zat makanan bisa menjadi pemicu penyakit ini.
Data menunjukkan bahwa angka kasus baru dan kematian akibat kanker di Indonesia meningkat sekitar 8,8 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Data ini disimpulkan berdasarkan studi Global Burden of Cancer Study (Globocan) pada tahun 2018 dan 2020.
Berdasarkan data Globocan, angka kejadian kanker di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, baik dari angka kasus baru maupun kematian akibat kanker.
Jika pada tahun 2018 angka kasus baru tercatat 348.809, maka kasus kanker di Indonesia 2020 menjadi 396.914 kasus.
Adapun angka kematian akibat kanker pada tahun 2018 sebesar 207.210 juga meningkat menjadi 234.511 kasus.
Dokter Spesialis Onkologi dari OMNi Hospital, Dr dr Denni Joko Purwanto mengatakan bahwa 43 persen kanker dapat dicegah.
Serta, 30 persen penyakit kanker dapat dikontrol bila ditangani secara dini.
Baca juga: Jangan Pernah Sepelekan Nyeri Dada, Ini Alasannya
Dikarenakan sebagian besar kanker dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan, tetapi pola makan dan gaya hidup adalah faktor risiko kanker yang masih bisa diubah.
"Memang sebagian besar nutrisi makanan belum diketahui hubungannya secara jelas dapat menyebabkan penyakit tidak menular kanker," kata Denni dalam diskusi daring bertajuk Kalbe Integrasikan Layanan Deteksi Dini Kanker Melalui Klikdokter dan One Onco, Kamis (22/4/2021).
Akan tetapi, lanjut Denni, ada pula nutrisi atau zat di dalam makanan yang sudah diketahui memang bisa menjadi pemicu kanker adalah sebagai berikut.
Baca juga: Jangan Sampai Terlambat, Kenali 3 Gejala Awal Serangan Jantung pada Wanita
1. Kontaminan logam berat
Ia menyebutkan setidaknya ada dua senyawa yang termasuk dalam kategori kontaminan logam berat dan memicu seseorang menderita tumor ganas atau kanker.
Dua logam berat yang dimaksudkan adalah Kadmium dan Merkuri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-ilustrasi-sel-kanker.jpg)