Bangka Pos Hari Ini
Singkong Goreng Mak Dasimah Jadi Menu Idola Pratu Aldi, Kisah Lain di Balik TMMD ke-112 di Beltim
Mak Dasimah adalah satu dari dua warga Kelubi yang tengah dibangunkan rumah permanen di program TMMD ke-112 ini. Pembangunan dua rumah sederhana untuk
Penulis: Herru Windharko | Editor: fitriadi
Jika hujan diikuti dengan angina kencang, maka kondisi di dalam rumah menjadi semakin parah.
“Kalau hujan pakai angin, semua yang ada di dalam basah semua. Alhamdulillah, sebentar lagi sudah punya rumah berdinding semen dan lantainya keramik,” kata Mak Dasimah.
Mak Dasimah bercerita, suaminya bekerja di kebun yang tak menentu hasil setiap harinya.
Di usianya yang sudah menginjak 58 tahun, kini ia dikaruniai tiga anak dan tiga cucu.
Ketiga anaknya sudah berkeluarga semua, dan ia tinggal berdua dengan suaminya di rumah panggung berdinding kulit kayu.
Meski sederhana, namun suasana rumah Mak Dasimah relatif rapi dan bersih.
Di dalam rumah berukuran 5x7 tersebut hanya ada satu kamar kecil berukuran sekira 2 x 3 meter.
Sementara selebihnya dibiarkan terbuka. Di ruang terbuka inilah dimanfaatkan sebagai ruang tamu dan juga dapur di bagian belakang.
Sedikitnya ada tujuh foto keluarga dengan kondisi lusuh juga dipajang di bagian tengah rumah.
Mak Dasimah menceritakan kisah di balik foto yang dipajang, mulai dari foto suami, foto pernikahan dan foto anak-anaknya semasa kecil.
Baca juga: Aneh, Bangka Masih Level 4, Data Kemenkes dan Menko Perekonomian Berbeda
Pasitel Kodim 0414/Belitung, Letda Agus Siswanto ikut mendengarkan kisah Mak Dasimah ini.
“Jadi Mak Dasimah ini menganggap prajurit yang mengerjakan rumahnya sebagai anaknya sendiri, sementara kawan-kawan prajurit juga sudah menganggapnya sebagai orangtuanya sendiri. Inilah sisi lain dari giat TMMD selain fisik, yaitu membangun hubungan emosional yang mendekatkan TNI dengan rakyat,” kata Letda Agus Siswanto.
Akses Jalan Wisata
Selain Mak Dasimah, TMMD ke-112 di Belitung ini juga menjadi berkah bagi pasangan Mosa (71) dan Damiya (65).
Mosa, yang sudah sakit-sakitan sejak setahun terakhir tak bisa bekerja lagi dan mengandalkan istrinya untuk kehidupan sehari-hari.