Mahalnya Daging Lebaran di Babel
Ketua RT di Manggar Beltim Terpaksa Talangi Daging Beku Program Pemerintah
Dua warga di Desa Lalang, Manggar, Beltim belum mampu melunasi pembayaran daging beku program pemerintah jelang lebaran Idul Fitri 2026.
Program daging beku dari pemerintah desa sendiri mendapat respons positif dari masyarakat karena kualitas daging dinilai baik meskipun dalam kondisi beku.
Namun Rahman berharap ke depan mekanisme pembayaran dapat dibuat lebih fleksibel, misalnya melalui sistem uang muka (DP), agar lebih ringan bagi warga dengan penghasilan terbatas.
Serbu Toko Froozen Food
Di Kota Pangkalpinang, Mega, pegawai SBS Frozen Food Pangkalpinang, mengakui adanya lonjakan pembeli jelang Idulfitri.
Menurutnya, para pembeli berburu daging beku yang menjadi pilihan untuk menyiapkan hidangan Lebaran.
“Kalau menjelang Lebaran seperti sekarang memang banyak yang cari daging beku karena harganya lebih murah dibandingkan daging segar di pasar. Kami juga stoknya cukup banyak,” ujar Mega, Sabtu (14/3/2026).
Ia menyebut jenis daging yang paling banyak dicari pembeli adalah daging khusus rendang dan tulang iga impor yang biasa digunakan untuk menu khas Lebaran.
Menurut Mega, harga daging beku di toko tersebut relatif terjangkau.
Daging rendang dijual Rp75 ribu untuk kemasan setengah kilogram atau Rp150 ribu per kilogram.
Sementara daging rawon dibanderol Rp50 ribu per setengah kilogram atau Rp100 ribu per kilogram.
Selain itu, tulang iga impor dipasarkan sekitar Rp123 ribu per kilogram, sedangkan paru sapi impor dijual sekitar Rp86 ribu per kilogram.
Tak hanya daging, sejumlah produk frozen food lain seperti bakso juga mengalami peningkatan permintaan karena kerap dijadikan pelengkap hidangan saat berkumpul bersama keluarga. (z1/t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260317-daging-beku-di-manggar-belitung-timur.jpg)