Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Soal Mandeknya Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu, Pemprov Babel Lakukan Pembahasan dengan Kemendagri

Pemerintah provinsi Bangka Belitung (Babel) masih belum mendapatkan solusi mengenai tata cara pencairan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih belum mendapatkan solusi mengenai tata cara pencairan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang belum cair.

Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin akan segera melakukan pembahasan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk mencari solusi terkait mekanisme pencairan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu tersebut.

Pembahasan itu direncanakan akan dilakukan Pemprov Bangka Belitung pada hari ini, Kamis (25/8/2022).

"Hari ini kita akan bicarakan dengan Kemendagri tentang itu (proses pencairan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu-red)," kata Ridwan Djamaluddin, Kamis (25/8/2022) kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Kapolda Bangka Belitung Sidak Sejumlah SPBU di Pangkalpinang, Tindak Tegas Pengerit dan Oknum Nakal

Baca juga: Pemprov Bangka Belitung Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk Pengamanan G20, Kerahkan 1.175 Personel Polri

Diketahui, dana senilai Rp9 miliar dianggarkan pemerintah provinsi untuk 768 mahasiswa Bangka Belitung yang tidak mampu itu belum cair.

Mandeknya beasiswa dari pemerintah provinsi itu karena ada perubahan dalam proses pencairannya. 

Adanya perubahan pencairan yang awal melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Bangka Belitung harus beralih ke Biro Kesra Pemprov Bangka Belitung

Perubahan aturan pencairan itu karena adanya evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendari). 

Namun biro kesra sendiri kebingungan mencairkan anggaran tersebut, karena masih menunggu aturan dalam pencairannya.

Menyikapi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung sudah menggelar Rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Senin (15/8/2022) lalu.

Baca juga: Tiga Penambang Timah legal di Kawasan Hutan Konservasi Ditangkap Polisi, 1 Ton Pasir Timah Diamankan

Baca juga: Tim Saber Pungli Pemkab Bangka Selatan akan Tata Ulang Parkir di Tempat Wisata Hingga Keramaian

Dijelaskan dalam rapat itu, terhambatnya pencairan beasiswa karena selama ini pemerintah menggunakan sistem informasi manajemen daerah (Simda) kemudian beralih ke sistem informasi pembangunan daerah (SIPD).

Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi mendesak pemprov harus bisa mencari solusi agar dana itu cair paling lama dua minggu. 

Maka bila dihitung, pemprov masih tersisa empat hari lagi untuk mendapatkan solusi dalam mencairkan dana beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu ini.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved