Breaking News:

Divonis 10 Tahun Penjara, Mobil Mewah Pinangki BMW X5 juga Dirampas Negara, Segini Harga BMW X5

Divonis 10 Tahun Penjara, Mobil Mewah Pinangki BMW X5 juga Dirampas Negara, Segini Harga BMW X5

Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi-saksi. 

BANGKAPOS.COM -- Terdakwa Pinangki Sirna Malasari telah divonis 10 tahun penjara oleh Majelis hakim Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Adapun alasannya, majelis hakim ternyata menemukan fakta bahwa Jaksa Pinangki sering jadi 'markus' alias 'makelar kasus'.

Kini kabar Pinangki Sirna Malasari setelah divonis 10 tahun masih hangat diperbincangkan.

Seperti diberitakan sebelumnya mantan pegawai Kejaksaan Agung ini terbukti bersalah dalam tiga perbuatan yang didakwakan, yakni suap, pencucian uang, serta pemufakatan jahat.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Pinangki Sirna Malasari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah," kata Ketua Majelis Hakim Ignasius Eko Purwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2/2021).

Hakim Sebut Jaksa Pinangki Markus, Vonis Pinangki Diperberat Jadi 10 Tahun Penjara, Ini Alasannya

Raffi Ahmad Sampai Syok saat Tahu Cimoy Montok Yakin Bisa Rebut Rizky Billar dari Lesti Kejora

Iran Tambah Armada Laut Tempur, 340 Kapal Cepat Dilengkapi Rudal dan Drone Kamikaze

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun,” imbuh hakim.

Hakim juga menjatuhkan hukuman membayar denda sebesar Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selain divonis hukuman badan dan denda, aset Pinangki juga disita. Adalah mobil mewah BMW X5 warna biru milik Pinangki juga dirampas negara karena dinilai bagian dari pencucian uang yang dibeli menggunakan suap dari Djoko Tjandra.

Lantas berapa harga dan apa spesifikasi BMW X5?

Diketahi, BMW X5 diproduksi sejak tahun 1999.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved